5 Tips Jitu Mempertahankan Berat Badan Setelah Diet

Bagaimana cara mempertahankan berat badan ideal?

1. Buat catatan dan perhatikan apa yang Anda makan

Diari makanan dapat membantu Anda mempertahankan berat badan agar tidak kembali seperti semula. Membuat catatan makanan maksudnya agar Anda mampu menahan dan  mengontrol jenis makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, serta anda dapat mengidentifikasi jumlah kalori yang masuk kedalam tubuh anda. Selain mencatat diary makanan anda juga harus mencatat waktu makan, hal ini bertujuan agar anda tidak terus-terusan makan.

2. Tetap aktif berolahraga

Menurut American College of Sports Medicine, meskipun berat badan sudah stabil dan seimbang, latihan atau berolahraga minimal 250 menit per minggu akan membantu Anda mempertahankan bobot tubuh yang seimbang. CDC pun juga merekomendasikan para pelaku diet, ataupun yang sudah berhasil diet, untuk berolahraga ringan  selama 60-90 menit setiap harinya dalam seminggu.

3. Selalu cek timbangan berat badan

Cara lain untuk membantu mengendalikan berat yang seimbang adalah dengan rajin menimbang berat badan. Dr. Fujioka mengatakan bahwa dengan selalu menimbang berat, hal ini bisa membuat otak dan tubuh melawan rasa lapar yang Anda punya. Buat diri Anda mengontrol nafsu dan rasa lapar yang mendera. Anda tidak mau, kan, berat dan bentuk tubuh jadi berlebih seperti dahulu kala?

4. Jangan lupa untuk biasakan sarapan

National Weight Control Registry, meneliti lebih dari 3.000 orang Amerika yang telah mencapai penurunan berat badan sekitar 60 kilogram dan mempertahankannya selama sekitar enam tahun. Peneliti menemukan, bahwa sarapan pagi merupakan faktor penting untuk mencegah berat badan naik lagi. Maka dengan sarapan, hal itu bisa menjadi salah satu cara yang patut dilakukan demi menjaga berat badan ideal.

5. Motivasi diri selalu

Tidak ada salahnya memotivasi diri untuk tetap tampil sehat, bugar dan menarik. Dengan begitu, Anda bisa mengingatkan diri Anda bahwa makan makanan sehat dan rajin berolahraga merupakan metode paten yang harus diterapkan seumur hidup. Masalah stabil atau turunnya berat badan adalah bonus semata yang bisa Anda dapat dari hidup sehat tersebut. Selain itu, menjaga berat badan dan hidup sehat juga bisa menghindari Anda dari risiko kesehatan serius seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, kanker tertentu, dan masalah kesehatan lainnya.

Cara Menghitung BMI (Body Mass Index) – Body Mass Index atau disingkat dengan BMI adalah salah satu cara yang dipergunakan untuk mengukur kenormalan berat badan seseorang berdasarkan ketinggian tubuhnya. Dalam Bahasa Indonesia, Body Mass Index (BMI) disebut dengan Indeks Massa Tubuh atau disingkat dengan IMT. Berat badan yang berlebihan disebut dengan Obesitas (Kegemukan). Obesitas dapat meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti Diabetes (kencing manis), Serangan Jantung, Hipertensi, Asam urat, kolesterol tinggi dan juga Sleep Apnea yaitu kesulitan tidur nyenyak karena gangguan pernapasan. Oleh karena itu, mengetahui Indeks BMI tubuh kita merupakan hal yang penting agar kita dapat menjaga berat badan kita selalu pada kondisi yang normal sehingga dapat menurunkan risiko timbulnya penyakit-penyakit yang dikarenakan oleh Obesitas ini.

Di Internet, banyak tersedia Kalkulator otomatis yang menghitung Indeks Massa Tubuh atau BMI, tetapi sebaiknya kita juga mengetahui rumusnya agar dapat dihitung secara manual.

Cara Perhitungan Berat Badan Ideal (BBI) Konvensional dan Cara Menghitung BMI (Body Mass Index)

Jika Anda telah selesai menghitungnya, maka yang Anda peroleh adalah berat badan ideal yang seharusnya Anda miliki. Tapi jangan takut jika berat badan Anda tidak masuk hitungan ideal -karena hasil hitungan rumus ini adalah angka tertentu- sebab range berat badan normal yang dimiliki setiap orang adalah plus/minus 10% berat idealnya.

Perhitungan BBI

1. Berat Badan Ideal (BBI) bayi (anak 0-12 bulan)

    • BBI = (umur (bln) / 2 ) + 4

2. BBI untuk anak (1-10 tahun)

    • BBI = (umur (thn) x 2 ) + 8

3. Remaja dan dewasa Wanita

    • BBI = (TB – 100) – (TB – 100) x 10%
    • atau
    • BBI = (TB – 100) x 90%

4. Remaja dan dewasa pria

    • BBI = TB – 100

[Ket:]

    • BB = Berat badan (kg)
    • TB = Tinggi badan (cm)

Perhitungan BMI

Berat Ideal versi Rumus BMI
Ingin menghitung BMI (Body Mass Index) Anda? BMI adalah suatu rumus kesehatan,

Keterangan :
-Satuan Berat Badan (BB) adalah Kilogram (kg)
-Satuan Tinggi Badan (TB) adalah Meter (m)

  • BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan)
  • atau
  • BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan) * 10000  //jika tinggi badan menggunakan satuan (cm)

Misalnya: BB = 70 kg dan TB = 165 cm  //diubah ke meter  = 1.65 m,

Maka  BMI = (70) / (1.65) * (1.65) = 25.71

Kategori BMI (Body Mass Index) atau IMT (Indeks Massa Tubuh)

Berikut ini adalah Tabel Indeks Massa Tubuh (IMT) atau BMI berdasarkan Departemen Kesehatan Republik Iindonesia.

Nilai BMI (IMT)Kategori
< 17,0Kurus, Kekurangan berat badan berat
17,0 – 18,4Kurus, Kekurangan berat badan ringan
18,5 – 25,0Normal
25,1 – 27,0Gemuk, Kelebihan berat badan tingkat ringan
> 27Gemuk, Kelebihan berat badan tingkat berat

BOYS

GIRLS

Grafik memiliki usia dari kiri ke kanan dan BMI dari bawah ke atas.

Anda lihat Percentil-Lines dalam tabel. P50 berarti, bahwa 50% dari anak-anak memiliki lebih tinggi dan 50% memiliki BMI lebih rendah. P3 berarti, bahwa 3% dari anak-anak memiliki BMI lebih rendah.

Kegemukan adalah dari P90 dan yang lebih tinggi. Ini berarti, 10% dari anak-anak kegemukan. Underweight lebih rendah dari P3. Pada grafik di atas daerah berwarna merah. berat badan normal adalah dengan warna hijau. Perbatasan ini lebih sesuai untuk kebutuhan para ilmuwan dan kurang untuk anak.

Form Pendaftaran BPJS

*masukan nomor Sesuai di KTP anda
*masukan keluhan anda
Pemeriksaan Berat Badan
Scroll to top